Lorong-lorong yang sempit selama 12 jam diatas bantalan besi tua. Sandaran kursi tegak dan pemandangan alam liar. Lalu tentang kaki - kaki yang keluar dari sangkarnya. Memanjangkan jauh-jauh antara jemari. Tulang ekor yang menahan setengah beban tubuh selama dua belas jam, bersabarlah. Nanti kandung kemih terisi lalu ingin berjalan menuju kamar kecil tak kurang dari dua puluh langkah. Kaki akan bergembira diajak bersitegang.
Tentang lamunan selama mata tak mau terpejam, semua yang dimakan menjadi makanan bagi sel, dan atom-atom yang memutar bahagia. Dan kursi-kursi besi yang semakin karatan, perlu dipoles satu dua kali sampai tujuan nanti. Leher yang pegal, telinga berdengung dan novel yang usai dibaca.
Usai, sayang. Terimakasih.